9 Hal yang Harus Kamu Kuasai Saat Menjalani Pernikahan

Setiap manusia yang sedang beranjak dewasa, pasti akan mulai berpikir untuk membangun suatu hubungan rumah tangga. Untuk memulai itu semua diperlukan pondasi bangunan rumah tangga yang sangat kuat, tidak cukup dengan cinta. Kamu harus menguasai ilmu-ilmu yang kelak akan menguatkan bangunan rumah tangga.

Hal ini tidak hanya tentang persiapan hari akad nikah ataupun resepsi pernikahan. Tetapi, tentang persiapan pernikahan yang sangat lama. Akad nikah dan resepsi itu hanya sebentar dari waktu kalian dalam menjalani bahtera rumah tangga. Hingga waktu yang memisahkan kalian berdua.

Sebelum kamu melakukan perjalanan yang cukup panjang itu, ada baiknya kamu mempersiapkan bekal. Bekal ini akan kamu dapatkan jika memperlajari ilmu-ilmu dasar tentang pernikahan. Panasaran? Nah, ini ada 9 ilmu yang harus kamu kuasai dan pahami untuk bekal menjalani kehidupan bahtera rumah tangga.

Saat menikah, Hidupmu Bukan Lagi Milikmu Sendiri, Maka Dewasalah

huffingtonpost.com

Dewasa itu wajib hukumnya jika kamu telah memasuki gerbang pernikahan. Tidak ada lagi sikap yang kenak-kanakan, saatnya belajar untuk memposisikan diri sebagai pengelola rumah tangga, baik itu sebagai suami, istri, kepala rumah tangga, ibu rumah tangga, ataupun orang tua.

Ada beberapa sikap yang memang benar-benar harus melekat pada dirimu.

1. Emosi yang Stabil

Biasanya anak muda itu cenderung memiliki tingkat emosi yang cukup tinggi seperti mudah marah, nangis, hingga memukul. Hal ini tentu berbeda dengan orang yang berusia matang.

Mereka akan berintropeksi diri, apa sih kesalahan yang mereka perbuat. Nah, melalui orang-orang inilah kamu dapat mengontrol emosi gimana mangatrasi kecenderungan amarah, sikap lapang dada untuk minta maaf, memaafkan, mengurangi ego diri yang cukup besar, dan sifat-sifat dewasa lainnya.

2. Komunikasi

Saat kamu merasa kesal atau melihat suatu tingkah yang membuat kamu tidak suka dengan tindakan pasanganmu, hhendaklah katakan dengan bijaksana dan bahasa yang lembut. Berbicaralah dengan nada rendah dan hindari mengkritik

Jika adanya kritikan, maka sampaikanlah dengan bahasa yang lembut agar tidak melukai hati pasangan. Selain itu, kamu harus bisa menjadi pendengar yang baik. Karena wanita itu senang jika omongannya didengarkan.

3. Saling Memahami, Menghormati dan Menyayangi

Menikah itu artinya menyatukan dua insan yang berbeda, tapi tidak semuanya harus kamu bagi ya. Tiap orang juga membutuhkan ruang pribadi untuk dirinya. Juga perlu kamu ingat bahwa setiap pasangan dimanapun memiliki perbedaan.

Hal yang tidak mudah memang untuk menyatukan dua insan yang berbeda kepala. Hal ini menjadi serius, karena dalam pernikahan pasti ada selisih dan berkelahian. Cara kalian dalam berkelahi ini akan berdampak besar terhadap hubungan rumah tangga kalian.

Pasangan yang bertahan hingga kakek dan nenak, ia tahu kapan dan bagaimana sebaiknya menyelesaikan masalah, apakah menggunakan cara sang suami atau sang istri.

Satu lagi yang perlu kamu pahami, bahwa pernikahan itu adalah penyatuan kedua belah keluarga, maka budaya dan kebiasan dari calon pasanganmu harus dipahami betul.

Tiap-tiap orang memiliki budaya dan kebiasaan yang berbeda-beda, apalagi dalam sopan santun hal ini ditanam betul oleh keluarganya. Kamu harus belajar budaya itu terutama dalam hal soapan santun dan perilaku keseharian.

4. Berfikir Positif

Setiap pasangan itu mendambakan hubungannya selalu bahagia. Karena itulah, sebisa mungkin kamu dan pasangan harus menciptakan sesuatu yang sifatnya positif. Baik itu dari pikiran hingga tindakan. Untuk memulainya kamu dapat mendukung kegiatannya saat ia melakukan pekerjaan.

Menikah itu Ada Tata Caranya. Pelajari Dulu Hukum-hukum Pernikahan di Indonesia Baik Secara Negara Maupun Agama

jogjawedding.net

Menikah itu tidak hanya bicara tentang cinta. Karena manusia diberikan kelebihan akal daripada makhluk-makhluk Allah yang lain. Menikah juga ada adabnya. Mulai dari lamaran, akad nikah, hingga pesta pernikahan terdapat aturannya sendiri-sendiri.

Aturannya pun terbagi lagi menjadi tida yaitu secara hukum negara, adat, dan agama. Begitu selesai berikrar dan bersumpah setia makan kamu dan pasanganmu juga harus berganti status dan diakui status tersebut oleh negara, masyarakat, dan agama.

Sudah Semestinya Kamu Sudah Khatam Soal Seks dan Kesehatan Reproduksi

sexandu.ca

Tidak ada maksud untuk mengangkat hal tabu ini. Tapi bisa dikatan seks adalah bumbu yang paling sedap dalam sebuah rumah tangga. Kepuasaan seks ini juga bisa menjadi faktor keharmonisan pasangan.

Hal ini bukan tentang teknik atau posisi kalian berhubungan suami istri aja, tapi kesehatan reproduksi juga tak kalah penting untuk dipelajari. Contohnya menghitung masa subur kandungan.

Pasangan yang baru aja menikah biasanya akan ada target untuk memiliki momongan. Untuk mewujudkan itu semua kamu harus wajib tahu bagaimana cara menghitung masa subur.

Pandai-Pandai Menyeimbangkan Waktu, antara Karir dan Keluarga

entrepreneur.com

Setelah menikah fokus kamu pasti akan terbagai. Kamu tidak boleh mementingkan dirimu saja, seperti pendidikan jenjang tinggi ataupun peningkatan karir. Tanggung jawab pastinya akan bertambah, yaitu keluarga tercinta.

Peranmu juga akan bertambah, sehingga membuatmu harus benar-benar paham bagaimana membagi waktu. Salain istri atau suami dan menantu, kamu juga harus menjadi seorang hamba Tuhan, anak dari tuamu, teman dan segera menjadi seorang Ayah dan Ibu.

Pelajari Cara Mengatur Keuangan agar Tidak Besar Pasak Daripada Tiang

debttolife.com

Kebutuhan saat menikah tentu akan semakin bertambah. Segala pengeluaran akan bertambah dua kali lebih banyak. Jika hadir anak-anak, maka pengeluaran akan membengkak hingga 3, 4, 5 kali lipat. Kamu juga harus berfikir jauh ke depan, dan harus berinvestasi untuk memenuhi semua kebutuhan jangka panjang hidup kalian berdua.

Kamu jangan sekali-kali mengedepankan gengsi di awal, kamu hebih merayakan hari pernikahan. Menyiapkan undangan yang mewah, membuat acara pernikahan yang megah, sehingga menyedot banyak dana.

Padahal, pengaruh dari acara pernikahan itu tak seberapa dari kehidupan pernikahanmu. Kamu harus bijak dalam merencakan pernikahanmu. Asalkan poin penting pernikahan sudah kamu lakukan, maka bermewah-mewah itu sebenarnya tak perlu.

Sah menjadi suami dan istri secara negara ataupun agama dan mengabarkan resminya hubungan kalian kepada kerabat, tetangga, dan teman lewat syukuran yang sederhana sebenarnya sudah cukup.

Teknik Dasar Memasak Serta Keterampilan Mencuci, Menyeterika, Hingga Bersih-Bersih Rumah Seharusnya dikuasai oleh kedua calon suami-istri.

mopsclean.co.uk

Ini sebenarnya tidak hanya untuk perempuan saja. Ilmu wajib ini harus kamu kuasi terlebih dahulu baik itu cara memasak air, nasi mengupas buah dan lainnya. Juga mencuci baju kotor, menyetrika, dan berbagai keahlian rumah tangga lainnya.

Karena kamu tak akan pernah tahu kondisi keluarga mu seperti apa nantinya. Setelah menikah mungkin saja ada suatu keadaan dimana kamu tidak lagi ada punya pembantu atau salah satu di antara kalian tiba-tiba sakit. Kerjasama inilah yang harus ada dan sangat diperlukan saat itu.

Jangan Ketinggalan, Kamu Harus Tahu Cara Mengasuh Anak

mdpcdn.com

Bagi setiap insan, memiliki anak adalah tujuan utama dari tiap pernikahan. Saat kalian mendapatkan rezeki besar itu, merekalah tanggung jawab terbesarmu.

Bukan hanya sekedar mencukupi kebutuhan sandang, pangan, dan papannya saja. Tapi kamu juga harus dituntun mampu mendidik akhlak anak kamu nantinya. Teknik parenting yang kamu terapkan dalam mendidik anak akan menentukan jadi apa anak-anakmu kelak.

Pelajari Banyak-Banyak DIY Project

lushome.com/

Do it yourself ini adalah sebuah kalimat dari mendaur ulang barang bekas. Jika kamu memiliki keterampilan ini, percayalah kamu akan menghemat pengeluar di saat jumlahnya semakin membengkak. Tenang aja, sudah banyak kok tutorial DIY di internet, kamu dapat memilih sesuai kebutuhan.

Pandai-Pandai Bersyukur dan Tahu Cara Mencintainya Berkali-kali

elmina-id.com

Ada pepatah yang mengatakan bahwa “Rumput Tetangga Selalu Lebih Hijau”. Terlebih lagi di era modern seperti sekarang, pastinya orang akan berlomba-lomba memperlihatkan kebahagiannya di media sosial. Padahal, semua itu belum tentu benar dan nyata.

Jika kamu tidak pandai mensyukuri apa yang kamu miliki sekarang, pastinya kamu akan terbakar oleh api cemburu. Jika sudah demikian, kamu akan mudah untuk melampiaskan emosimu kepada pasangan.

Bisa jadi hal ini terjadi karena bosan,. Menikah itu bukan hanya keputusan yang maha berat. Kamu berjanji untuk selalu tatap muka dengan orang yang sama sepanjang hidup. Oleh karena itu, kamu harus jatuh cinta berkali-kali pada orang yang sama setiap hari, tahun, dan sampai ajal menjemputmu.

Leave a Comment